Rabu, 01 Agustus 2012

terlalu banyak pertimbangan..

Saya pernah tidak terpilih untuk beasiswa apbn s3 beberapa waktu lalu. Apa menyurutkan minat saya untuk sekolah lagi? Tidak. Malah semakin membuat saya penasaran kenapa saya bisa tidak dipilih untuk beasiswa ini. Suami saya pernah bilang kenapa tidak sekolah sendiri aja. Saya tidak mau begitu. Soalnya selain masalah finansial, keterbatasan waktu juga jadi pertimbangan. Suami saya pernah dobel-dobel kuliah sambil kerja gitu di UI. Hasilnya ga optimal. Jadwal kuliah dan ujian seringkali bentrok dengan tugas dari kantor. Padahal saya tau persis dia bisa lulus dengan hasil yang lebih baik dari yang tertera di ijasahnya. Jadi, saya tidak mau mengulangi hal yang sama dengan yang dialami suami saya.

Kemarin, di email ada penawaran beasiswa dari Bappenas. Semangat dong bacanya.. Beasiswa dari Bappenas memang bukan hal yang baru buat saya karena dulu saya kuliah juga didanai dari beasiswa ini. Jadi pas liat-liat formulir dan sebagainya sudah sangat familier. Yang mengejutkan adalah ketika saya mencari-cari formasi untuk S3, disitu tertulis cost sharing type IV tapi di formulir jadi cost sharing type VI. Bingunglah saya..

Karena penasaran dan penuh semangat, saya pun telpon ke Bappenas untuk mengkonfirmasi hal ini. Sekalian tanya berapa kuota untuk beasiswa S3. Hohoho langsung jleb begitu mendengar penjelasannya. Jadi katanya pemberian beasiswa S3 tahun lalu tidak ada, tapi untuk tahun ini (kuliah 2013) ada tapi cost sharing type VI. Artinya Bappenas hanya membiayai kuliah dan membantu riset (paling banyak 6,5 juta) saja. Tanpa allowance! Saya pun langsung berhitung berapa opportunity costnya..hehehehe...

Iya lah, gimana ga hitung-hitungan.. Banyak yang harus saya lepas begitu sekolah. Bukan cuma pekerjaannya saja, tapi take home pay nya juga. Masalahnya sebanding ga? Prospeknya gimana.. Trus menjalaninya nanti gimana.. Pertimbangannya banyak lah. Kalau saat ini saya minta nasihat ke ibu, dia pasti bilang "ya sudahlah buat apa sekolah tinggi-tinggi, mending fokus ke keluarga.. ngurusin anak yang sudah besar-besar dan butuh perhatian serta biaya lebih itu"

Duh, ibu tau ga ya kalau saya ingin sekolah salah satunya ya buat keluarga juga. Supaya saya punya waktu dan pengetahuan lebih buat mereka. Walaupun mungkin bukan finansial yang lebih..

Sungguh, ini suatu keputusan yang sulit, mau apply atau tidak. Padahal apply aja belum tentu dibolehin sama bos hehehe.. Kebanyakan pertimbangan ya..