Jumat, 17 Desember 2010

it's Cirebon, and it's not getting easy

Rapat tiga hari di Cirebon minggu ini tidak berjalan seperti yang diharapkan sebelumnya. Maksud saya ini tidak berhubungan dengan pekerjaan, tapi mengenai kebekuan yang sudah beberapa tahun ini masih belum mencair.

Mungkin memang salah saya sehingga semuanya menjadi runyam seperti ini. Saya tidak bermaksud mengabaikannya, memandang lurus seolah dia tidak ada di hadapan saya. Kalau boleh jujur, saya ingin menyapa, tersenyum, diskusi, seperti yang pernah terjadi. Tapi saya juga tidak ingin terabaikan, tak dianggap, dan yang lebih parah lagi kehilangan harga diri kalau saya bersikap seperti itu.

Saya sendiri sampai saat ini tidak mengerti kenapa jadi seperti ini situasinya. Entahlah, saya hanya berniat baik pada mulanya, memperlakukannya sama seperti yang lainnya. Mungkin saya memang kelewat buruk dalam bersikap, kelewat ramah atau apalah sampai terjadi salah paham begini.. I don't know..

Saya juga tidak mengerti, apa sih salah saya? Dan yang di Cirebon kemarin itu, tidak membuat segalanya menjadi lebih mudah.. Saya tidak berani memulai untuk menyapa, takut diabaikan seperti sebelumnya..