Sudah setahun lebih blog ini tidak pernah ditulisi. Dari banyak kejadian selama ini, ingin juga menulis pendapat saya tentang konversi bbm ke bbg yang sekarang jadi pembicaraan banyak pihak itu.
Sempat terpikir kenapa wacana konversi bbm ke bbg itu bisa booming seperti ini. Sebenarnya according to my opinion, beberapa masalah kemungkinan besar akan timbul akibat kebijakan ini. Antara lain :
1. Pengadaan konverter kit.
Pernah tidak terpikir, bagaimana pengadaan konverter kitnya nanti kalau semua kendaraan harus pakai bbg supaya hemat (katanya). Masalahnya harga konverter kit itu tidak murah. Taruhlah kalau pembatasan bbm dimulai per 1 April 2011 nanti, supaya hemat ya harus pakai bbg. Dan untuk pakai bbg, mobil tersebut harus dipasang konverter kit. Misalnya, konverter kita akan diproduksi sendiri secara massal, apa bisa dijual murah? Berapa modal yang diperlukan untuk membuat konverter kit sendiri? Apakah sepadan dengan penghematannya? Lalu kalau mau impor, bagaimana mekanisme impornya? Apakah importirnya ditentukan sendiri atau melalui mekanisme pasar? Kalau ditentukan sendiri apa nanti tidak akan sarat dengan praktek KKN? Lalu, balik lagi, bagaimana prosedur impornya supaya harganya disini tidak mahal.
2. Mewabahnya motor
Ini adalah efek kalau masyarakat yang memiliki mobil harus menggunakan pertamax. Sedangkan premium masih boleh dibeli oleh masyarakat yang menggunakan motor. Selisih harga antara pertamax dan premium akan membuat masyarakat mengganti kendaraannya dari mobil ke motor. Dan akhirnya... traram makin macet, tingkat kecelakaan diperkirakan akan makin meningkat karena dengan data yang sekarang saja, tingkat kecelakaan kendaraan roda dua sudah tinggi.
3. Keamanan
Kalau mobil-mobil dipasangi konverter kit, seberapa besar tingkat keamanan konverter kit dalam mobil tersebut. Bagaimana kalau terjadi kecelakaan seperti tabrakan dan lain-lain, apa tidak akan menimbulkan bencana yang lebih besar lagi?
Sebelumnya, sudah ada kajian mengenai harga bbm dan subsidi yang diberikan pemerintah. Waktu itu diusulkan untuk menaikkan harga bbm secara bertahap, tetapi tidak dilakukan.
Nah, berdasarkan hal-hal yang dipikirkan di atas tersebut, seberapa besar sih penghematan yang dihasilkan dan akan digunakan untuk apa. Jangan sampai menyelesaikan satu masalah tapi malah menimbulkan seratus masalah baru. Naudzubilah..